06
Agu
Setelah kemerdekaan, Indonesia menyadari pentingnya memodernisasi pendidikan, termasuk matematika. Kurikulum 1975 menjadi tonggak penting dalam sejarah pendidikan, menandai pergeseran fokus dari hafalan ke pemahaman konsep. Ini adalah langkah maju untuk melepaskan diri dari metode pembelajaran kolonial yang cenderung mekanis, diganti dengan metode yang lebih relevan dan inovatif. Kurikulum 1975 dirancang untuk melatih siswa berpikir kritis. Pembelajaran modern ini lebih menekankan pada struktur matematis, pendekatan deduktif, dan pemikiran logis. Tujuannya adalah untuk melatih siswa berpikir bebas, kreatif, dan mampu menemukan pola serta relasi matematis. Dengan begitu, siswa tidak hanya tahu cara menghitung, tetapi juga mengerti alasan di balik setiap rumus yang…
