Aparat kepolisian dari Sektor Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, berhasil menangkap pemuda yang terlibat dalam aksi keributan di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Sebanyak lima orang pemuda ditangkap dalam operasi yang dilakukan pada Minggu dini hari, 4 Mei 2025, sekitar pukul 02.30 WIB. Penangkapan ini dilakukan setelah adanya laporan dari warga terkait adanya sekelompok pemuda ditangkap yang membuat kegaduhan dan terlibat perkelahian di salah satu jalan utama di Kemang.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Mampang Prapatan, Komisaris Polisi (Kompol) David Yakanitro, menjelaskan bahwa penangkapan kelima pemuda ditangkap tersebut dilakukan setelah pihaknya menerima sejumlah laporan dari warga yang merasa terganggu dengan adanya sekelompok pemuda yang membuat kegaduhan dan terlibat perkelahian di salah satu ruas jalan utama di Kemang. “Setelah menerima laporan, tim patroli kami segera menuju lokasi dan berhasil mengamankan lima orang pemuda ditangkap yang saat itu masih berada di sekitar lokasi keributan,” ujarnya saat memberikan keterangan lebih lanjut di Mapolsek Mampang Prapatan pada Minggu pagi.
Berdasarkan informasi awal yang berhasil dihimpun oleh pihak kepolisian dari sejumlah saksi mata di sekitar lokasi kejadian, insiden keributan yang melibatkan pemuda ditangkap ini diduga kuat dipicu oleh adanya perselisihan antar kelompok pemuda yang sedang berkumpul di salah satu tempat hiburan malam di kawasan Kemang. Kesalahpahaman yang berujung pada adu mulut kemudian escalated menjadi perkelahian fisik yang melibatkan beberapa orang. Aksi perkelahian ini tidak hanya menimbulkan kegaduhan, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain.
Saat melakukan penangkapan terhadap pemuda ditangkap tersebut, petugas kepolisian juga berhasil mengamankan beberapa barang bukti yang diduga kuat berkaitan dengan aksi perkelahian, di antaranya adalah pecahan botol minuman keras dan beberapa benda tumpul lainnya yang disinyalir digunakan sebagai alat pemukul. Kelima pemuda ditangkap tersebut saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Mampang Prapatan untuk mengungkap secara lebih detail kronologi kejadian, motif di balik keributan, serta peran masing-masing pemuda dalam insiden tersebut. Pihak kepolisian tidak menutup kemungkinan adanya tersangka lain dalam kasus ini dan akan terus melakukan pengembangan penyelidikan.
Kompol David Yakanitro menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir segala bentuk tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum dan akan menindak tegas para pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku. Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para pemuda, untuk lebih bijak dalam berinteraksi dan menghindari tindakan yang dapat memicu terjadinya keributan. Peningkatan patroli dan pengawasan di kawasan-kawasan yang rawan terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban akan terus dilakukan oleh Polsek Mampang Prapatan guna menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi seluruh warga Jakarta Selatan.
