02
Agu
Sorotan kuota anggota parlemen muda dalam pemilu legislatif menjadi perbincangan hangat di kalangan pengamat politik dan organisasi kepemudaan nasional. Banyak pihak mendesak agar partai politik memberikan porsi keterwakilan yang lebih nyata bagi generasi muda dalam daftar calon anggota legislatif. Langkah ini dinilai sangat krusial mengingat mayoritas pemilih dalam pemilu mendatang berasal dari kalangan generasi milenial dan Gen Z. Keterlibatan anak muda di lembaga legislatif diharapkan mampu membawa perspektif baru yang lebih segar, inovatif, dan relevan dalam perumusan kebijakan publik nasional. Partai politik diimbau untuk tidak hanya menjadikan figur muda sebagai pelengkap syarat pendaftaran atau sekadar alat penyerap suara pemilih pemula.…
