10
Apr
Di era konektivitas digital yang tanpa batas, remaja sering kali terpapar pada tekanan sosial virtual yang sangat intens. Fenomena membandingkan diri dengan standar kecantikan atau kesuksesan yang ditampilkan di layar gawai telah memicu kecemasan dan rendahnya rasa percaya diri. Namun, tren terbaru menunjukkan bahwa melakukan detoks digital atau memutuskan untuk berhenti sejenak dari interaksi daring memberikan pengaruh luar biasa bagi Kualitas Hidup mereka. Dengan mengurangi konsumsi konten yang tidak produktif, para remaja mulai menemukan kembali fokus pada diri sendiri dan hubungan interpersonal yang lebih nyata di dunia fisik. Secara psikologis, berhenti dari paparan notifikasi yang konstan membantu otak untuk melepaskan…
