15
Mar
Setiap kali sebuah buku populer diangkat ke layar lebar, penonton yang juga merupakan pembaca setia sering kali menyadari banyaknya Detail yang hilang atau diubah oleh tim produksi. Hal ini merupakan konsekuensi logis dari perbedaan medium komunikasi, di mana teks tulisan memiliki kapasitas untuk menjabarkan segalanya secara mendalam, sementara film dibatasi oleh durasi dan ruang visual. Meskipun pemotongan bagian tertentu dilakukan demi efisiensi alur cerita, hilangnya unsur-unsur kecil tersebut sering kali mempengaruhi persepsi penonton terhadap karakter atau latar belakang cerita secara keseluruhan. Salah satu Detail yang paling sering dikorbankan adalah monolog internal atau narasi batin dari karakter utama. Dalam novel, pembaca…
