10
Okt
Festival Holi, yang dikenal sebagai festival warna dan kegembiraan, secara tradisional melambangkan kemenangan kebaikan atas kejahatan, dan merupakan momen untuk melupakan permusuhan serta merayakan persatuan. Namun, pada perayaan tahun 2025 yang jatuh pada 14 Maret, festival ini diselenggarakan dalam bayang-bayang ketegangan sosial dan geopolitik yang membuat banyak pihak merasa bahwa ini adalah Perayaan yang Ternoda. Kontras antara semarak warna di jalanan dan meningkatnya polarisasi politik di berbagai negara, khususnya di Asia Selatan, menciptakan suasana yang kompleks dan tidak sepenuhnya ceria. Ketegangan ini terutama terasa di wilayah-wilayah perbatasan dan daerah dengan keragaman etnis yang tinggi. Laporan dari kepolisian setempat pada 15…
